Pertanyaan :
Assalamu'alaikum warrahmatullaah...
Salah satu rukun akad nikah yaitu terjadinya ijab yaitu lafadz dari wali dan terjadi qabul yaitu yg bersumber dr mempelai laki2... Lha kalau bisu apakah saget diwakilkan?
Jawab :
Walaikum salam warahmatullah ....
Dalam ijab qabul, lafadz dan shigot yang sharih/ jelas merupakan syarat utama karena ijab qabul yang menggunakan kinayah tidak lah cukup untuk keabsahan nya
Dalam Kitab Bujairimi disebutkan sbb:
ويستثنى من عدم الصحة بالكناية كتابة الأخرس وكذا إشارته التي اختص بفهمها الفطن؛ فإنهما كنايتان وينعقد بهما النكاح منه تزويجا، وتزوجا اهـ. من شرح م ر وع ش عليه من موانع ولاية النكاح، وبعضهم منع انعقاده بالكناية مطلقا حتى في هاتين الصورتين قال: ولا ينعقد نكاح الأخرس بالإشارة إلا إذا كان يفهمها كل أحد قال م ر فيما يأتي: فإن لم يفهم إشارته أحد زوجه الأب، فالجد، فالحاكم
Artinya kurang lebih
Dan dikecualikan dari tidak sahnya ijab qabul dengan kinayah yaitu ijab qabul dengan tulisan bagi orang yang bisu dan begitu juga ijab qabul dengan isyarat yang bisa dipahami oleh semua orang, tidak hanya orang pintar saja, baik tulisan ataupun isyaratnya. Dan nikah dengan dua cara ini di anggap sah. Namun sebagian ulama' berpendapat bahwa ijab qabul dengan kinayah itu tidak syah. Dan tidak syah nikahnya bisu dengan menggunakan ijab qabul isyarah kecuali jika semua orang paham akan arti isyarat tersebut. red
Ringkasan:
1. Dengan di wakilkan
2. Dengan isyarat yang dipahami semua orang
3. Dengan tulisan yang dapat dipahami semua orang
Sumber : Hasiyah Bujairimi hal 330 - 335 juz 3
Link Diskusi
https://www.facebook.com/groups/1448292128719513/permalink/1627327890815935
Assalamu'alaikum warrahmatullaah...
Salah satu rukun akad nikah yaitu terjadinya ijab yaitu lafadz dari wali dan terjadi qabul yaitu yg bersumber dr mempelai laki2... Lha kalau bisu apakah saget diwakilkan?
Jawab :
Walaikum salam warahmatullah ....
Dalam ijab qabul, lafadz dan shigot yang sharih/ jelas merupakan syarat utama karena ijab qabul yang menggunakan kinayah tidak lah cukup untuk keabsahan nya
Dalam Kitab Bujairimi disebutkan sbb:
ويستثنى من عدم الصحة بالكناية كتابة الأخرس وكذا إشارته التي اختص بفهمها الفطن؛ فإنهما كنايتان وينعقد بهما النكاح منه تزويجا، وتزوجا اهـ. من شرح م ر وع ش عليه من موانع ولاية النكاح، وبعضهم منع انعقاده بالكناية مطلقا حتى في هاتين الصورتين قال: ولا ينعقد نكاح الأخرس بالإشارة إلا إذا كان يفهمها كل أحد قال م ر فيما يأتي: فإن لم يفهم إشارته أحد زوجه الأب، فالجد، فالحاكم
Artinya kurang lebih
Dan dikecualikan dari tidak sahnya ijab qabul dengan kinayah yaitu ijab qabul dengan tulisan bagi orang yang bisu dan begitu juga ijab qabul dengan isyarat yang bisa dipahami oleh semua orang, tidak hanya orang pintar saja, baik tulisan ataupun isyaratnya. Dan nikah dengan dua cara ini di anggap sah. Namun sebagian ulama' berpendapat bahwa ijab qabul dengan kinayah itu tidak syah. Dan tidak syah nikahnya bisu dengan menggunakan ijab qabul isyarah kecuali jika semua orang paham akan arti isyarat tersebut. red
Ringkasan:
1. Dengan di wakilkan
2. Dengan isyarat yang dipahami semua orang
3. Dengan tulisan yang dapat dipahami semua orang
Sumber : Hasiyah Bujairimi hal 330 - 335 juz 3
Link Diskusi
https://www.facebook.com/groups/1448292128719513/permalink/1627327890815935
Title : Ijab Qabul Orang Bisu
Description : Pertanyaan : Assalamu'alaikum warrahmatullaah... Salah satu rukun akad nikah yaitu terjadinya ijab yaitu lafadz dari wali dan terja...
Description : Pertanyaan : Assalamu'alaikum warrahmatullaah... Salah satu rukun akad nikah yaitu terjadinya ijab yaitu lafadz dari wali dan terja...

0 Response to "Ijab Qabul Orang Bisu "
Post a Comment