Tentang Perceraian Dan Gugat Cerai di Indonesia

Pertanyaan :
Faliyn Althafunnisa, Amd. Kep

Assalamu'alaikum warrahmatullaah...
Minggu minggu ngopi sareng2 buka koran isinya kok CERAI semua ....
Hmmmm
Nderek tanglet

1.Apa saja sebab diperbolehkannya mengajukan gugat cerai baik dr pihak istri maupun suami menurut hukum yg berlaku d indonesia?

Pertanyaan lain silakan ndusel ndusel di kolom komentar...
Suwun sangeeett atas jawabannya... 

Jawab
Algathan Herdianto

Wa'alaikumsalam ukhti faliyn biasanya saya nyimak saja ini saya dipaksa angkat bicara hehe punten Mas Ahkam saya duluan menjawab mohon disempurnakan mas imam menurut sudut pandang islam

Alasan perceraian menurtu kitab UU Hk Perdata

1.zina.Pemabuk.pejudi.yang shkar disembuhakan.dalam hal ini perkosaan hilangvingatan atau giladan serang yang dihipnotis bukan termasuk didalmnya.
 
2.Meninggalkan tempat tinggal bersama dngan sengaja.tanpa sebab yang sah.pada pasal 211 KUH perdata gugatan itu baru dapat diajukan setekah kurun waktu lima tahunterhitung dari saat pihak lain mninggalkan tempat tanpa sebab sah tersbut. Kemudian pasal 218 gugatan itu gugur apabila pulang lagi dalam rumah kediaman. Tetapi jika kemudian ia pergi tanpa sebab sah maka dapat digugat setelah kurun waktu 6bulan terhitung sejak keprgian ke dua.

3.kurungan penjara lima tahun lamanya.atau lebih lama.boleh menggugat sebab tujuan perkawinan tidak lagi dapat berjalan bersama sebagaimana diharapakan masing masinlg pihak.karena harus terpisah sebab hukuman kurungan.

4.menganiay.alasan ini kuat dengan lahirmya UU NO 23 TH 2004 tentang penghapusan KDRT.

5.salah satu pihak mendapat cacat bafab atau penyakit dengan akubat tidak bisa menjalankan kewajiban kewajiban sebagai suami istri.

6.terus menerus terjadi perselisihan dan pertengakaran dan tidak ada harapan akan rukun dalam rumah tangga.

2.bisa dikuasakan melalui surat kuasa kepada advokat atau saudara.

Imam Rifai

Kehidupan Rumah tangga tidak akan berdiri tegak tanpa adanya ketenangan, ketrentraman, kasih sayang dan perlakuan yang baik serta terlaksananya hak hak masing2 pasangan. Namun ada hal-hal yang menyebabkan keduanya tidak lagi mendapatkan itu semuanya, Islam telah mengaturnya dengan aturan yang jelas.

Jika hal ini / perpisahan itu pihak laki2 yang meminta maka Islam menakanan denngan Cerai/ Talak dan apabila dari pihak wanita maka disebut Khuluk.

Talak dalam Islam adalah perkara halal yang paling di benci Allah sebagaimana hadits di riwayatkan oleh abu dawud dan hakim. Dalam hal ini Cerai mempunyai beberapa hukum menurut sebab musabab perceraiannya.

Adapun sebab-sebab diperbolehkannya perceriana ataupun gugat cerai khususnya yang berlaku di Indonesia semuanya sudah teratur dalam KHI (Kompilasi Hukum Islam ) yang kurang lebihnya sebagaimana di jelaskan oleh akhi Algatha Herdianto di atas.

Untuk mekanisme perceraian sendiri dalam islam sangatlah rawan karena hanya dengan perkataan saja sudah jatuh talak, namun tentunya negara telah mengaturnya sedemikian rupa sehingga aturan dalam hal ini jelas dengan administrasi yang jelas pula. Untuk Selanjutnya akhi gathan ini tugasnya.

Ahkam Mustafa

Wa’alaikumussalam wa rohmatulloh..
Mhn maaf ukht Faa Liyn,kalo Ahkam niku pun mboten ndamel SH,di tinggal di emperan kantor pengacara pun an SH ne,.hhiksz.
Yg jelas..,mnurut hukum perdata,.masalah perceraian itu hanya bisa di laksanakan di Pengadilan A
gama setempat untuk mndapatkn akta cerai setelah kedua belah belak sudah tdk bisa mnghasilkan lagi kata sepakat untuk berdamai.

Laen kasus kl nikah nya dgn sirri,karena tanpa akta nikah mk g perlu juga mngurus akta cerai.,
Sekali keluar kata CERAI/Talak.,kedua nya udah sah mnurut agama untuk mncari suami atw istri baru..

Komentar Lainya di Link di Bawah ini....
 
Title : Tentang Perceraian Dan Gugat Cerai di Indonesia
Description : Pertanyaan : Faliyn Althafunnisa, Amd. Kep Assalamu'alaikum warrahmatullaah... Minggu minggu ngopi sareng2 buka koran isinya ...

0 Response to "Tentang Perceraian Dan Gugat Cerai di Indonesia"

Post a Comment